Alur Cuti Pegawai

Berikut adalah alur terkait dengan pengajuan dan penerbitan surat cuti pegawai :

Unit Kerja :

  1. Pegawai yang bersangkutan mengajukan pengambilan cuti dengan mengisi formulir pengambilan cuti (bagi pegawai yang telah memiliki hak cuti);
  2. Form cuti diserahkan kepada bagian kepegawaian unit untuk dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu jumlah sisa cuti yang dimiliki pegawai yang bersangkutan;
  3. Setelah dilakukan pemeriksaan, oleh bagian kepegawaian dikirim ke pimpinan unit untuk dimintakan persetujuan cuti pegawai yang bersangkutan;
  4. Formulir cuti yang telah disetujui direkap oleh bagian kepegawaian unit dan dikirimkan oleh unit ke Biro Pengembangan Modal Insani;

(unduh formulir cuti pegawai)

Biro Pengembangan Modal Insani :

  1. Setiap rekap data cuti unit kerja akan diperiksa keabsahannya (dokumen pendukung yang diperlukan);
  2. Apabila ada rekap cuti yang tidak sesuai maka akan ada konfirmasi dan pengembalian rekap cuti ke unit pengusul untuk ditindaklanjuti oleh bagian kepegawaian unit;
  3. Surat terbitan cuti (tahunan/besar) akan diterbitkan sesuai dengan periode masing-masing pegawai;
  4. Surat pemberitahuan cuti (tahunan/besar) akan diserahkan kepada Kepala BPMI atau Wakil Rektor III untuk ditandatangani;
  5. Surat Pemberitahuan cuti yang telah ditandatangani akan dikirimkan ke unit kerja masing-masing pegawai.